Cell Group Readings


It is written, ‘Man shall not live by bread alone, but by every word that comes from the mouth of God.’

Matthew 4:4

 

Who do you say that I am?

Session 91 – Week of 30th May 2016

Kita seringkali menggunakan jabatan (titles atau labels) untuk mendefinisikan diri kita. Bagaimanakah kita melihat diri kita? Bagaimanakah orang lain melihat diri kita? Bagaimanakah kita melihat Yesus?

Penghormatan kepada Bunda Maria, Santo dan Santa

Sesi 89 - Week of 9th May 2016

Penghormatan kepada Bunda Maria, Santo dan Santa, terkadang menjadi suatu pertanyaan yang menuntut suatu pertanggungjawaban iman kita sebagai seorang katolik. Mungkin kita pernah mendengar pertanyaan itu, ataupun mungkin kita belum pernah, tetapi mungkin suatu saat kita bisa berhadapan dengan pertanyaan itu. Karena itu, pembahasan berikut, akan membahas tentang penghormatan orang katolik kepada Bunda Maria, Santo dan Santa.

Api penyucian, benarkah ada?

Sesi 88 - Week of 11th April 2016

Sewaktu saya tinggal di Filipina, saya pernah menonton sebuah talk-show dari saluran EWTN (Eternal Word Television Network), yang topiknya adalah Api Penyucian. Saya masih ingat, waktu itu pembicaranya yang bernama Mother Angelica, menerima pertanyaan dari pemirsa, yang rupanya tidak percaya akan adanya Api Penyucian, karena katanya tidak ada kata “Api Penyucian” disebut di dalam Alkitab. Mother Angelica menjawab bahwa, memang kata “Api Penyucian” tidak secara eksplisit tercantum di dalam Alkitab, seperti juga kata ‘Trinitas’, atau ‘Inkarnasi’, namun kita percaya akan maksud dari kata-kata tersebut. Yang terpenting adalah ajarannya, bukan istilahnya. Dengan senyumnya yang khas Mother Angelica berkata dengan bijak, “Although you do not believe it, dear, it does not mean that it does not exist.” (Meskipun kamu tidak percaya, itu tidak berarti Api Penyucian tidak ada).

Heaven and Hell

Sesi 87 - Week of 4 April 2016

Pope John Paul II pointed out that the essential characteristic of heaven, hell or purgatory is that they are states of being of a spirit (angel/demon) or human soul, rather than places, as commonly perceived and represented in human language. This language of place is, according to the Pope, inadequate to describe the realities involved, since it is tied to the temporal order in which this world and we exist. In this he is applying the philosophical categories used by the Church in her theology and saying what St. Thomas Aquinas said long before him.

9 things you need to know about Divine Mercy Sunday (Minggu Kerahiman Ilahi)

Sesi 85 – Week of 7th Mar 2016

Minggu Kerahiman Ilahi merupakan tambahan terbaru kedalam kalender Gereja Katolik, dan berhubungan dengan wahyu pribadi St Faustina dan Kitab Suci. Berikut adalah 9 hal yang perlu Anda ketahui tentang Minggu Kerahiman Ilahi

Introduction to the Divine Mercy

Sesi 84 - Week of 29th Feb 2016

Kita pasti pernah mendengar tentang Divine Mercy (kerahiman ilahi), mungkin ada yang mendalaminya, tapi ada juga yang masih bingung dengan apakah itu kerahiman ilahi. Apakah kerahiman ilahi itu sebuah pesan, nama gereja, atau devosi?

Masa Prapaskah

Sesi 82 - Week of 1st Feb 2016

Masa Prapaskah adalah masa 40 hari sebelum Paskah, yang digunakan Gereja untuk mempersiapkan diri dalam merayakan Kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus pada hari Minggu Paskah. Masa Prapaskah dimulai pada hari Rabu Abu, yaitu hari di mana umat beriman menerima tanda Salib dari abu di dahinya. Masa Prapaskah berakhir pada siang hari Sabtu Suci. Lima hari Minggu Prapaskah tidak terhitung dalam masa 40 hari tersebut.

Five Pillars of the Theology of the Body

Sesi 81 - Week of 18th Jan 2016

Menyambut rekoleksi Theology of the Body (TOB) kita minggu depan, kita akan mendalami sedikit lebih jauh tentang TOB.
TOB adalah kumpulan 129 katekese St. JP II yang dia berikan dalam audensi umum setiap hari Rabu mulai 5 September 1979 sampai 28 November 1984. St. JP II mengajak kita untuk memahami lebih dalam makna memiliki tubuh. TOB memberikan gambaran tentang visi yang diinginkan Tuhan untuk kasih, hubungan antara pria dan wanita, serta perkawinan.
Kali ini kita akan membahas lima aspek utama dari TOB yang akan membuat karya monumental ini sedikit lebih mudah dicerna dan praktis bagi pembaca awam. Kelima hal ini sangat berhubungan dengan tema yang telah dikembangkan St. JP II sebelumnya yaitu Cinta dan Tanggung Jawab (Love and Responsibility)

7 Things You Need to Know about the TOB

Sesi 80 - Week of 11th Jan 2016

Menyambut rekoleksi kita yang akan berlangsung 2 minggu lagi, di sesi CG kali ini kita mau mempersiapkan diri dengan belajar tentang hal-hal penting seputar "Theology of the Body".
Seperti yang dikatakan oleh George Weigel, penulis biografi St. JP II, tentang TOB : "A theological time bomb, set to go off with dramatic consequences."
Pernyataan yang amat tepat untuk TOB, sebab TOB tidak hanya menunjukan ajaran Gereja Katolik tentang seksualitas manusia, tetapi juga menunjukan bagaimana sakramen Gereja dimengerti, diekspresikan dan dijiwai. Hal ini ditujukan untuk kita semua yang hidup didalam kultur modern, yang telah dirusak oleh hal-hal duniawi.
Jika TOB dipelajari dan sungguh-sunguh dijalankan dengan benar, maka kita sebagai pria dan wanita, bisa lebih mengerti arti tubuh jasmani dan rohani kita masing-masing , dan akhirnya membantu kita untuk mengerti juga apa tujuan hidup kita yang sebenarnya.

Galatians 6 – Let Us Not Grow Weary in Well-Doing

Sesi 78 – Week of 4th Jan 2016

Dalam pembahasan hari ini, kita akan membahas tentang Galatia 6.