Cell Group Readings


It is written, ‘Man shall not live by bread alone, but by every word that comes from the mouth of God.’

Matthew 4:4

 

Intro: Peace That the World Cannot Give

Sesi 12 - Week of 25 Jan 2026

Di dunia yang semakin bising dan terpecah, manusia terus mencari damai — dalam kesuksesan, hubungan, atau pencapaian pribadi. Namun, dunia hanya mampu menawarkan kedamaian yang sementara, bukan damai sejati. Kristus berkata, “Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu; bukan seperti yang diberikan dunia ini” (Yoh 14:27).
St. Francis of Assisi adalah saksi hidup dari damai Kristus yang sejati. Ia meninggalkan kekayaan, kuasa, dan kemuliaan dunia untuk menjadi “pembawa damai Allah” di tengah kekacauan zamannya. Bagi St. Francis, damai adalah buah dari pertobatan radikal dan kasih murni kepada Allah dan semua ciptaan.

Sunday Readings

Sesi 13 - Week of 11 Jan 2026

Intro: Peace

Sesi 12 - Week of 4 Jan 2026

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yoh 14:27) Kata-kata ini merupakan bagian dari “amanat perpisahan” Kristus yang disampaikan kepada para murid sesaat setelah Perjamuan Terakhir dan sebelum penyaliban.

Jika dilihat semata-mata dari sudut pandang manusia, kita mungkin tergoda untuk memandang damai sejahtera hanya sebagai ketiadaan pertikaian atau konflik. Namun Kristus secara khusus mengatakan bahwa damai sejahtera yang diberikan-Nya “tidak seperti yang diberikan oleh dunia.” Maka, pastilah damai itu memiliki makna yang jauh lebih dalam. Mari kita bahas apa itu makna perdamaian yang disampaikan oleh Yesus dalam CG hari ini.

Sunday Readings

Sesi 11 - Week of 7 Dec 2025

Prophecy Fulfilled – Jesus’ Birth

Sesi 10 - Week of 30 Nov 2025

Dalam CG hari ini kita akan mengambil sepenggal kisah dari injil Lukas tentang kelahiran Yesus di Betlehem. Dari penggalan kisah ini, kita mau belajar sedikit lebih details beberapa ayat dan juga bagaimana interpretasi dari kisah tersebut (bible study). Mungkin banyak dari kita yang jarang atau bahkan belum pernah membaca dan mencoba mengerti Alkitab dengan cara seperti ini, karena biasanya kita lebih menggunakan Kitab Suci untuk merenung dan merefleksikannya untuk aplikasi dalam kehidupan kita sehari-hari (bible sharing).

Saints: What Should We Do With Our Fall?

Sesi 9 - Week of 23 Nov 2025

Di antara semua tokoh dalam Injil, tidak ada dua figur yang mencerminkan dinamika jatuh dan harapan seperti Petrus dan Yudas. Keduanya adalah murid Yesus. Keduanya jatuh. Keduanya menyesal. Tetapi nasib mereka berbeda karena satu hal: bagaimana mereka menanggapi rahmat setelah jatuh.

Sunday Readings

Sesi 8 - Week of 9 Nov 2025

You Are Called to Be a Saint!

Sesi 7 - Week of 2 Nov 2025

Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita berpikir bahwa menjadi santo atau santa hanya untuk imam, biarawan/biarawati, atau orang-orang dengan kesalehan luar biasa. Padahal, Gereja Katolik mengajarkan bahwa panggilan untuk hidup kudus terbuka bagi semua umat beriman, termasuk kita yang hidup di dunia modern sebagai orang awam. Panggilan ini bukan hanya teori; ia adalah undangan nyata untuk meneladani Kristus dan mewujudkan kasih Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Rosary: Why We Must Pray the Rosary

Sesi 6 - Week of 26 Oct 2025

Di dunia yang berisik dan penuh gangguan saat ini, Rosario mungkin tampak seperti devosi yang terlupakan, terlalu repetitif, terlalu kuno, atau terlalu sederhana. Namun, selama berabad-abad, Gereja telah memegang Rosario sebagai senjata ampuh, meditasi mendalam tentang kehidupan Kristus, dan jalur penyelamat bagi perantaraan Bunda Maria. Sesi ini berusaha menemukan kembali Rosario bukan hanya sebagai untaian manik-manik atau kata-kata rutin, tetapi sebagai doa Kitab Suci yang berakar pada misteri, makna, dan misi. Mengapa kita harus berdoa Rosario? Karena di dalamnya terdapat kisah keselamatan, keheningan kontemplasi, dan kekuatan perantaraan.

Sunday Readings

Sesi 5 - Week of 19 Oct 2025