Cell Group Readings


It is written, ‘Man shall not live by bread alone, but by every word that comes from the mouth of God.’

Matthew 4:4

 

Claims Every Catholics Should be Able to Answer

Sesi 53 - Week of 29 Nov 2020

Pernahkah teman-teman Amoredio berhadapan dengan situasi dimana mungkin teman, saudara atau kerabat yang kalian kenal berkata seperti : “Ah.. ngapain sih ke Gereja? Yang penting kan gua jadi orang baik-baik.” atau “Halahh.. ga usah lah ngaku dosa segala ke pastor, yang penting itu kita ngaku langsung ke Tuhan aja”, dan masih banyak lagi. Apakah yang teman-teman lakukan ketika berhadapan dengan pertanyaan atau pernyataan seperti ini?

Mungkin ada yang dari kita yang menghindar untuk menjawab, atau mungkin ada yang berusaha menjawab tapi tidak tau bagaimana harus memulainya. Mari kita pelajari bagaimana seharusnya kita sebagai orang Katolik menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Daily Miracles

Sesi 52 – Week of 22 November 2020

Untuk beberapa bahan sebelum minggu ini, kita membahas tentang suffering, bagaimana kita sebagai umat Katolik mengalami kehidupan yang challenging, untuk minggu ini kita akan membahas tentang miracles atau keajaiban yang ada di sekitar kita dan pada diri kita.

Makna penderitaan secara Kristiani

Sesi 51 - Week of 08 Nov 2020

Pertanyaan tentang kejahatan atau “evil”, baik pembunuhan, kematian bayi karena kelaparan, peperangan, bencana alam, dll. Dan sering orang bertanya, apakah semua ini adalah rencana Allah?

Why is there suffering when there is God?

Sesi 50 - Week of 1 Nov 2020

Sebagai umat Katolik, kita mungkin pernah berpikir atau ditanyakan (oleh teman-teman non-Kristiani kita) mengapa Tuhan mengijinkan penderitaan di dunia ini.

Apakah kalian pernah berada di posisi tersebut? Apakah reaksi dan jawaban kalian?

Sebenarnya sudah banyak dokumen yang membicarakan tentang hal ini, tetapi salah satu yang paling terkenal adalah dokumen Salvifici Doloris (SD) atau juga dikenal dengan nama On the Christian Meaning of Human Suffering oleh Pope John Paul II.

Membangun Kebiasaan yang Baik Sebagai Orang Katolik

Sesi 49 - Week of 25 Oct 2020

Menurut Paus Fransiskus, kata “murid” dan “hamba” tidak dapat dipisahkan di dalam iman Katolik karena ibaratnya seperti 2 sisi koin. Orang-orang yang mewartakan tentang Tuhan dipanggil untuk melayani dan orang-orang yang melayani secara otomatis telah mewartakan Tuhan. Yesus sendiri mengatakan bahwa Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.

Santa Francesca Xavier Cabrini

Sesi 48 – Week of 18 October 2020

Hidup jauh dari kampung halaman bukanlah hal yang mudah. Banyak sekali tantangan yang dihadapi untuk dapat bertahan hidup di tanah perantauan, apalagi berpikir untuk melayani. Hari ini kita akan belajar dari kisah hidup Santa Francesca Xavier Cabrini (St. Frances Xavier Cabrini).

Melayani Tuhan vs Melayani Pekerjaan Tuhan

Sesi 47 - Week of 4 Oct 2020

Di CG hari ini, kita mau memahami perbedaan antara melayani Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan. Pernahkah kalian terpikir akan kedua hal ini sebelumnya? Apakah ini hal yang sama? Atau 2 hal yang sangat berbeda?

Jikalau kita sekarang hanya berbicara dalam aspek pelayanan di dalam komunitas dan gereja, apakah kalian sudah sungguh-sungguh melayani Tuhan ketika kalian menyanyi di choir, membaca bacaan sebagai lektor, menjadi cell grup leader, menjadi fasil, menjadi WL, bantu di kantin, dll ?

7 Pillars of Being a Servant of God

Sesi 46 - Week of 27 September 2020

Kalimat ini "the King's good servant, but God's first" adalah summary dari panggilan kita sebagai pengikut Tuhan di setiap hari yaitu mengutamakan Tuhan atas segalanya. Di masa kita sekarang ini kita bekerja mencari uang, menghidupi keluarga, mencari teman, mencari pasangan hidup, belum lagi kita perlu belajar materi seperti di sekolah atau apa yang terjadi di masyarakat; dengan segala hal yang kita perlu hadapi, kita juga perlu ingat sebagai kaum Kristiani, kita adalah God's servant.

Mengampuni 70 kali 7 kali

Sesi 45 - Week of 20 Sep 2020

Jika Yesus mengajak kita untuk mengampuni ‘sampai tujuh puluh kali tujuh kali’, itu berarti bahwa kita harus memohon terus-menerus petunjuk dari Tuhan bagaimana untuk dapat terus mengampuni sesama.
Bagaimana saya dapat mengampuni sahabatku yang telah berkhianat? Bagaimana saya dapat mengampuni rekan kerjaku yang berbohong terus-menerus? Bagaimana saya dapat mengampuni atasanku yang bertindak tidak adil? Itulah contoh-contoh pertanyaan yang sering kita dengar dari orang-orang yang merasa sulit mengampuni. Rupanya mengampuni juga tak mudah bagi murid sehebat Petrus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus menjawab: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali” (Mat 18: 21).

Apakah ada pengampunan setelah kematian?

Sesi 44 - Week of 6 Sep 2020

Tuhan selalu menjanjikan pengampunan melalui sakramen rekonsiliasi dan juga kasih cinta Tuhan kepada kita. Namun, apa yang akan terjadi setelah kematian? Apakah ada pengampunan setelah kematian? Apa yang akan terjadi apabila seseorang dipanggil Tuhan sebelum ia sempat mengaku dosa untuk terakhir kalinya?